Samarinda, Kaltimetam.id – Program Beasiswa Gratis Pol yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan masyarakat, khususnya mahasiswa dan keluarga di daerah. Program tersebut dinilai menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah meningkatnya biaya pendidikan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menilai pendidikan menjadi salah satu sektor strategis yang harus diperkuat untuk menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan pembangunan di masa depan, terutama di tengah perubahan besar akibat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud mengatakan program Beasiswa Gratis Pol merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kaltim.
Menurutnya, selama ini masih banyak mahasiswa yang menghadapi kendala biaya pendidikan, mulai dari pembayaran uang kuliah hingga kebutuhan penunjang selama menempuh pendidikan tinggi.
Karena itu, pemerintah daerah berupaya menghadirkan solusi agar generasi muda di Kalimantan Timur tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa terbebani persoalan ekonomi.
“Program ini hadir agar anak-anak Kaltim bisa kuliah dengan lebih tenang tanpa terlalu terbebani biaya. Orang tua juga ikut terbantu,” ujar Rudy Mas’ud.
Ia menegaskan, program beasiswa tersebut bukan sekadar bantuan pendidikan biasa, melainkan bagian dari investasi jangka panjang pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di masa depan.
Menurut Rudy, pembangunan Kalimantan Timur ke depan tidak hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas manusianya.
Karena itu, peningkatan akses pendidikan menjadi salah satu prioritas penting pemerintah daerah.
“Kita ingin anak-anak muda Kaltim memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan tinggi,” katanya.
Ia mengatakan, banyak keluarga di daerah yang selama ini harus bekerja keras demi membiayai pendidikan anak-anak mereka. Bahkan tidak sedikit mahasiswa yang terpaksa bekerja sambil kuliah untuk memenuhi kebutuhan pendidikan maupun biaya hidup sehari-hari.
Dengan hadirnya program Beasiswa Gratis Pol, pemerintah berharap mahasiswa dapat lebih fokus menyelesaikan pendidikan tanpa harus terlalu terbebani persoalan biaya.
“Kalau persoalan biaya sudah terbantu, tentu mahasiswa bisa lebih fokus belajar dan meningkatkan kemampuan mereka,” tuturnya.
Rudy menilai pendidikan merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi muda yang siap menghadapi persaingan global dan mendukung pembangunan daerah.
Terlebih, Kalimantan Timur saat ini tengah memasuki fase penting sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara yang diproyeksikan menjadi pusat pemerintahan baru Indonesia.
Menurutnya, momentum pembangunan IKN harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal agar mampu bersaing dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.
“Ke depan persaingan akan semakin besar. Karena itu SDM kita harus dipersiapkan dari sekarang,” katanya.
Program Beasiswa Gratis Pol sendiri mendapat respons positif dari kalangan mahasiswa. Banyak mahasiswa menilai program tersebut menjadi harapan baru bagi mereka untuk tetap melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus khawatir terhadap biaya kuliah yang terus meningkat.
Selain membantu mahasiswa aktif, program itu juga dinilai mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Sejumlah mahasiswa mengaku bantuan pendidikan seperti itu sangat membantu meringankan beban keluarga, terutama bagi mahasiswa yang berasal dari daerah-daerah di luar kota besar.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap program tersebut mampu meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di daerah sekaligus memperkuat kualitas generasi muda Kaltim secara bertahap.
Menurut Rudy, investasi di sektor pendidikan merupakan langkah strategis yang manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi pondasi pembangunan daerah di masa depan.
Ia menilai generasi muda yang memiliki pendidikan dan kompetensi yang baik akan menjadi kekuatan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pembangunan daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau SDM kita kuat, maka daerah ini juga akan lebih siap berkembang dan bersaing,” ucapnya.
Selain itu, program beasiswa juga diharapkan mampu mengurangi kesenjangan akses pendidikan antara masyarakat perkotaan dan daerah-daerah yang memiliki keterbatasan ekonomi maupun infrastruktur pendidikan.
Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan di Kalimantan Timur.
Rudy berharap program Beasiswa Gratis Pol dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa dan benar-benar menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda di daerah.
“Harapan kita tentu anak-anak muda Kaltim bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik untuk belajar dan membangun masa depan mereka,” pungkasnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id
