Ledakan Tabung Gas Gegerkan Warga Jalan Ir Sutami, Seorang Sopir Truk Meninggal Dunia

Tim PMI dan Inafis Polresta Samarinda melakukan evakuasi korban. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Peristiwa ledakan tabung gas mengakibatkan seorang warga meninggal dunia di Jalan Ir Sutami, RT 8, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Selasa (27/1/2026) Pukul 18.48 WITA. Insiden tersebut menggegerkan warga sekitar lantaran suara ledakan terdengar cukup keras dan terjadi di kawasan permukiman serta pertokoan.

Korban diketahui bernama Falen Mesakh Kiki, seorang sopir truk yang saat itu tengah bersiap melakukan bongkar muat barang. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di samping sebuah truk berwarna kuning dengan nomor polisi KT 8084 RU, yang terparkir di depan Toko Kelana Jaya, sebuah toko elektronik di kawasan tersebut.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, sebelum kejadian, korban sedang mengikat muatan barang di bagian belakang truk. Sejumlah barang yang diangkut diketahui merupakan sembako dan tabung gas yang rencananya akan dikirim ke Kaubun, Kabupaten Kutai Timur.

Salah satu rekan kerja korban, Satria Pratama, menuturkan bahwa ledakan terjadi saat korban berusaha memotong tali pengikat muatan menggunakan korek api.

“Kami lagi ngikat barang. Talinya lebih, terus dia mau potong ikatan itu. Dia minjam korek saya, motong pakai korek. Posisinya di sudut belakang truk, memang ikatan terakhir di situ,” ujarnya.

Ia mengaku berada sangat dekat dengan korban saat kejadian berlangsung.

“Saya di belakang sini, dekat banget. Sempat kena percikan di bibir. Tiba-tiba kayak angin kencang, terus meledak,” katanya.

Satria juga mengungkapkan bahwa sebelum ledakan terjadi, ia sempat mencium bau gas, meski tidak mengira akan terjadi ledakan besar.

“Kayaknya memang ada bau gas, tapi saya sudah lupa jelasnya. Yang memantik itu korban sendiri, dia bakar tali pakai korek. Tiba-tiba ‘duar’,” ucapnya.

Ledakan tersebut diduga berasal dari tabung gas yang berada di dalam bak truk, yang kemudian memicu ledakan saat terkena percikan api. Korban diduga terkena benturan keras dari bagian belakang truk dan mengalami luka fatal di bagian kepala.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang, Ipda Novi Hari Setiawan, membenarkan adanya peristiwa ledakan yang menewaskan satu orang tersebut. Pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar sekitar pukul 18.45 WITA.

“Kami menerima informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi insiden ledakan di parkiran sebuah ruko di Jalan Ir Sutami. Ledakan tersebut mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Novi menjelaskan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti ledakan.

“Untuk sementara kami belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian. Di dalam truk tersebut terdapat tumpukan tabung gas dan barang-barang belanjaan. Semua masih kami dalami,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa korban berstatus sebagai sopir pengantar barang, yang rencananya akan mengirimkan muatan ke wilayah Kutai Timur.

“Korban merupakan driver yang bertugas mengantar barang hasil belanja ke Kaubun. Tidak ada korban lain dalam kejadian ini,” katanya.

Saat ditanya terkait kemungkinan adanya unsur kelalaian, pihak kepolisian belum dapat memberikan kesimpulan.

“Untuk dugaan kelalaian, sejauh ini belum bisa kami simpulkan. Kami masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil lengkap dari olah TKP,” tegasnya.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit untuk keperluan visum, sementara lokasi kejadian sempat dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan. Sejumlah warga tampak memadati lokasi kejadian untuk melihat langsung proses penanganan oleh aparat kepolisian.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para sopir angkutan barang, agar lebih berhati-hati saat mengangkut dan menangani tabung gas, serta menghindari penggunaan api terbuka di sekitar muatan yang mudah terbakar.

“Kami mengingatkan agar masyarakat selalu mengutamakan keselamatan kerja dan mematuhi prosedur pengamanan, terutama saat membawa barang-barang berbahaya seperti tabung gas,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id