Samarinda, Kaltimetam.id – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Cipto Mangunkusumo RT 06, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Samarinda Seberang, Rabu (17/6/2026) pagi. Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit bengkel, satu bangunan bangsalan berisi enam pintu, serta empat kendaraan milik warga.
Api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 07.20 WITA dan dengan cepat membesar di tengah padatnya bangunan semi permanen di lokasi kejadian. Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman awal, namun besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak mampu membendung penyebaran api yang semakin meluas.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda (Disdamkar Kota Samarinda) segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 08.20 WITA setelah proses pemadaman berlangsung intensif selama kurang lebih satu jam.
Narahubung Disdamkar Kota Samarinda, Hery Suhendra, menyampaikan bahwa objek yang terdampak kebakaran terdiri dari satu bengkel, satu bangunan bangsalan enam pintu, satu unit mobil, serta tiga unit sepeda motor. Seluruh objek mengalami kerusakan berat akibat cepatnya rambatan api.
“Dari data sementara, yang terbakar satu bengkel, satu bangsalan enam pintu, satu mobil, dan tiga sepeda motor,” ujarnya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Namun, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang terjadi di salah satu titik bangunan sebelum api dengan cepat membesar.
“Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, tetapi untuk penyebab pastinya masih dalam penyelidikan aparat kepolisian,” katanya.
Dalam proses pemadaman, petugas sempat menghadapi kendala minimnya sumber air di sekitar lokasi kejadian. Kondisi tersebut membuat suplai air harus didukung oleh mobil tangki secara berulang untuk menjaga agar api tidak kembali membesar.
Meski demikian, petugas gabungan berhasil mengendalikan api sebelum merambat ke bangunan lain di sekitar permukiman padat tersebut. Respons cepat dari tim pemadam dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya dampak kebakaran.
Penanganan kebakaran ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya delapan unit mobil tangki pemadam dari Disdamkar Kota Samarinda, bantuan PMK swasta, serta 13 mesin portable milik relawan kebakaran.
Selain itu, unsur gabungan lain turut dikerahkan, seperti kepolisian, BPBD, PMI, PLN, Dinas Perhubungan, Tagana, Sat Brimob Polda Kaltim, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Emergency Medical Team ITS, serta sejumlah relawan kebencanaan. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id
