Kawasan Eks Lokalisasi Solong Dipastikan Tetap Tutup, Satpol PP Samarinda Lakukan Pemantauan

Satpol PP Kota Samarinda bersama unsur gabungan lakukan pemantauan di Eks Lokalisasi Solong. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Pemerintah Kota Samarinda melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pemantauan langsung ke kawasan eks lokalisasi Solong guna memastikan tidak ada aktivitas yang melanggar ketentuan selama bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari patroli rutin yang dilakukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memastikan kawasan yang pernah ditutup oleh pemerintah pusat tersebut tidak kembali beroperasi.

Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Anis Siswantini, mengatakan pihaknya sengaja turun langsung ke lokasi untuk memastikan situasi di lapangan tetap kondusif. Kawasan Solong sendiri diketahui pernah ditutup oleh Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam menertibkan praktik lokalisasi.

“Nah malam ini kami juga melakukan pemantauan di kawasan Solong, yang dulu merupakan lokalisasi dan sudah ditutup oleh Kemensos. Kami ingin memastikan bahwa tempat tersebut benar-benar tidak lagi beroperasi,” ujarnya.

Menurutnya, petugas Satpol PP telah melakukan penyisiran di sejumlah titik yang sebelumnya dikenal sebagai lokasi aktivitas lokalisasi. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan adanya kegiatan yang mengarah pada aktivitas tersebut.

“Alhamdulillah setelah kami lakukan penyisiran, tidak ditemukan adanya aktivitas operasional di kawasan itu pada malam hari ini,” jelasnya.

Ia menyebut pengawasan terhadap kawasan tersebut akan terus dilakukan secara berkala, terutama selama bulan Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pihak yang mencoba memanfaatkan kembali area tersebut untuk aktivitas yang bertentangan dengan aturan.

Anis menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan kawasan yang pernah ditutup tersebut benar-benar tidak lagi disalahgunakan atau dialihfungsikan untuk kegiatan serupa di masa mendatang.

“Kami berharap tidak ada lagi yang mencoba menyalahgunakan kawasan ini. Artinya benar-benar harus zero, tidak ada aktivitas seperti yang dulu pernah ada,” tegasnya.

Selain melakukan pengawasan, Satpol PP juga mengimbau masyarakat untuk saling menghormati, terutama selama bulan suci Ramadan. Ia mengajak seluruh warga untuk menjaga suasana kondusif agar umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

“Yang kami harapkan adalah saling menghargai dan saling menghormati, khususnya kepada saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa,” katanya.

Menurut Anis, peran masyarakat juga sangat penting dalam menjaga ketertiban lingkungan. Ia mengajak warga untuk turut melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau melanggar ketentuan di kawasan tersebut.

Pemerintah Kota Samarinda sendiri berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban serta memastikan kebijakan penutupan lokalisasi yang pernah dilakukan tetap berjalan secara konsisten.

“Kami tentu senang melihat kondisi malam ini yang kondusif. Harapannya situasi seperti ini bisa terus terjaga ke depannya,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id