Samarinda, Kaltimetam.id – Menyambut meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda mulai melakukan langkah antisipatif dengan memetakan sejumlah ruas jalan yang dinilai memiliki potensi kerawanan kecelakaan lalu lintas. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Kota Samarinda.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol La Ode Prasetyo mengatakan bahwa jalur-jalur utama penghubung antarwilayah menjadi perhatian khusus pihak kepolisian, terutama yang menjadi akses keluar masuk Kota Samarinda. Menurutnya, peningkatan volume kendaraan diperkirakan akan terjadi secara signifikan pada sejumlah jalur tersebut selama masa mudik Lebaran.
“Beberapa jalur utama seperti kawasan Bandara APT Pranoto atau poros Samarinda–Bontang menjadi perhatian khusus karena merupakan akses vital kendaraan dari dan menuju luar kota,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa jalur tersebut merupakan salah satu akses strategis yang menghubungkan Samarinda dengan sejumlah wilayah lain di Kalimantan Timur, sehingga sering dilalui kendaraan dari berbagai daerah, khususnya saat periode mudik Lebaran.
Selain jalur penghubung antarwilayah, pihak kepolisian juga mengidentifikasi sejumlah ruas jalan di dalam kota yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan selama periode mudik.
Beberapa ruas jalan yang diperkirakan mengalami kepadatan arus lalu lintas di antaranya Jalan PM Noor, Jalan Juanda, dan Jalan Antasari. Selain itu, jalur yang mengarah menuju wilayah Balikpapan dan Kutai Kartanegara juga diprediksi akan mengalami lonjakan arus kendaraan.
La Ode menuturkan bahwa kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan tersebut dapat meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas jika tidak diantisipasi dengan baik.
Ia menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas umumnya tidak hanya disebabkan oleh satu faktor saja, tetapi merupakan kombinasi dari berbagai faktor yang saling berkaitan.
“Tidak hanya soal kelalaian pengemudi, tetapi juga kondisi jalan yang berlubang, kendaraan yang kurang layak jalan seperti rem blong, hingga faktor kelelahan atau mengantuk saat berkendara,” jelasnya.
Menurutnya, faktor kelelahan sering menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara yang menempuh perjalanan jarak jauh tanpa beristirahat.
Oleh karena itu, Satlantas Polresta Samarinda mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan perjalanan, khususnya bagi mereka yang akan melakukan perjalanan mudik ke luar kota.
Dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran, Polresta Samarinda juga akan menggelar Operasi Ketupat yang akan berlangsung mulai H-7 hingga H+7 Lebaran.
Melalui operasi tersebut, pihak kepolisian akan mengerahkan sejumlah personel untuk ditempatkan di berbagai pos terpadu, pos pelayanan, dan pos pengamanan yang berada di titik-titik strategis di wilayah Kota Samarinda.
“Nanti personel pengamanan akan digelar di berbagai pos-pos terpadu, pos layanan, dan pos pengamanan. Fokusnya adalah jalur-jalur rawan macet dan rawan kecelakaan,” tegasnya.
Keberadaan pos-pos tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas di sejumlah jalur utama di Kota Samarinda.
Selain melakukan pengamanan jalur, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan matang sebelum melakukan perjalanan mudik.
Terakhir, La Ode menekankan pentingnya memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah komponen penting kendaraan seperti rem, ban, dan mesin.
“Pastikan surat-surat kendaraan lengkap, lakukan servis menyeluruh terutama pada ban dan mesin, serta jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah,” pungkasnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







