Hasanuddin Mas’ud Dorong Pemerintah Fokus pada Peningkatan Fasilitas Pendidikan di Kaltim

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud.

Samarinda, Kaltimetam.id – Pendidikan merupakan salah satu sektor yang sangat penting dalam pembangunan suatu daerah, termasuk di Kalimantan Timur (Kaltim). Hasanuddin Mas’ud, baru-baru ini mengungkapkan keprihatinannya terhadap berbagai tantangan yang dihadapi sektor pendidikan di daerah ini.

Menurutnya, salah satu masalah utama yang perlu segera mendapat perhatian adalah kesenjangan dalam penyediaan fasilitas pendidikan dan pemerataan tenaga pendidik di seluruh wilayah Kaltim.

“Perbaikan sektor pendidikan di daerah ini harus menjadi prioritas utama agar generasi penerus bangsa dapat memanfaatkan pendidikan dengan maksimal,”ungkapnya, pada Rabu (20/11/2024).

Hasanuddin Mas’ud yang akrab disapa Hamas, menjelaskan bahwa banyak sekolah di Kaltim, terutama yang terletak di daerah-daerah terpencil, yang masih kekurangan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung proses belajar mengajar.

Disebutkan, fasilitas dasar seperti ruang kelas yang layak, laboratorium, dan pusat penelitian sering kali tidak tersedia, yang menghambat kualitas pendidikan yang seharusnya bisa diberikan kepada para siswa.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah, tapi sayangnya, masih banyak sekolah yang kekurangan fasilitas dasar. Ini sangat berpengaruh pada kualitas pendidikan yang kita harapkan,” ujarnya.

Selain masalah sarana dan prasarana, pemerataan jumlah guru juga menjadi isu penting yang perlu segera diselesaikan. Hamas mengungkapkan bahwa beberapa daerah di Kaltim masih kekurangan tenaga pengajar, yang tentunya berdampak pada kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah tersebut.

“Ada beberapa daerah yang gurunya masih sedikit, dan di sekolah-sekolah tertentu, ruang belajar masih tidak memadai. Bahkan, ada yang masih menggunakan lesehan untuk belajar,” tuturnya.

Hal ini menurutnya menunjukkan ketidakmerataan distribusi guru di berbagai wilayah, yang dapat mempengaruhi proses belajar mengajar secara keseluruhan. Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah untuk memastikan agar distribusi tenaga pengajar bisa merata di seluruh wilayah, tanpa ada daerah yang tertinggal.

Dengan komitmen bersama, Hamas optimistis bahwa pendidikan di Kaltim bisa menjadi lebih berkualitas dan inklusif. Ia percaya bahwa dengan optimalisasi anggaran dan pemerataan sumber daya, masalah pendidikan dapat diatasi dengan baik.

“Kita memiliki potensi besar untuk menciptakan generasi yang berkualitas. Semua itu bisa terwujud dengan perhatian yang lebih besar terhadap sektor pendidikan,” jelasnya.

Pendidikan yang berkualitas, menurut Hasanuddin, adalah kunci bagi kemajuan daerah dan negara. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperhatikan sektor pendidikan dengan sungguh-sungguh.

Dengan langkah-langkah konkret yang terencana, ia yakin bahwa Kaltim dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan yang ada di masa depan. (Adv/DPRDKaltim/ICA)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id