DLH Samarinda Bongkar TPS di Samping Taman Edu Park, Dipindahkan Demi Estetika dan Ramah Anak

DLH Samarinda bongkar TPS di Samping Taman Edu Park Samarinda. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Lingkungan Hidup Samarinda (DLH) melakukan pembongkaran Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang berada di samping Taman Edu Park, Jalan S Parman. Langkah ini merupakan bagian dari penataan kawasan perkotaan guna menjaga estetika lingkungan sekaligus mendukung fungsi taman sebagai ruang publik ramah anak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Samarinda, Suwarso, menjelaskan bahwa keberadaan TPS di sisi taman dinilai sudah tidak sesuai. Selain mengganggu keindahan taman, TPS tersebut kerap mengalami luapan sampah yang berdampak pada kebersihan serta kenyamanan pengunjung.

“Secara estetika, TPS ini mengganggu tampilan taman. Di sisi lain, Taman Edu Park telah ditetapkan sebagai taman ramah anak dan bahkan menjadi salah satu item penilaian di tingkat nasional. Karena itu, kami lakukan pembongkaran dan pemindahan TPS,” ujarnya, Kamis (15/01/2026).

Ia menambahkan, relokasi TPS tersebut merupakan bagian dari rencana penataan yang telah dipersiapkan sejak awal. Lokasi TPS lama dinilai tidak tepat, baik dari sisi penempatan maupun pengelolaan sampah yang sering kali meluber ke area publik.

“Kami pindahkan TPS ke bagian dalam, sekitar 30 meter dari lokasi semula. TPS tidak lagi berada di sisi taman dan tidak menggunakan kontainer seperti sebelumnya,” jelasnya.

Selain relokasi fisik, DLH Samarinda juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya para pedagang di sekitar kawasan Edu Park, terkait jam buang sampah yang telah ditetapkan. Jam buang sampah ditentukan mulai pukul 18.00 Wita hingga 06.00 Wita.

“Kami berharap para pedagang bisa menjadi agen perubahan, ikut menyampaikan informasi jam buang sampah kepada masyarakat,” katanya.

DLH Samarinda juga menyiapkan langkah lanjutan berupa penerapan pemilahan sampah di TPS yang baru. Dengan sistem pemilahan, volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan diharapkan dapat berkurang, sekaligus memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat.

“Ke depan, harapan kami TPS ini dilengkapi pemilahan. Dampaknya bukan hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga memberi nilai ekonomis dan berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat,” ucapnya.

Untuk mendukung operasional TPS yang baru, DLH Samarinda melengkapi sejumlah fasilitas penunjang. Akses jalan menuju lokasi TPS telah dicor, serta dipasang lampu penerangan di dua titik, yakni di jalur masuk dan di area TPS. Penerangan ini dinilai penting karena jam buang sampah dilakukan pada malam hari.

“Hari ini kami upayakan semuanya selesai. Jalan masuk sudah dicor dan lampu penerangan langsung kami pasang karena aktivitas buang sampah dilakukan malam hari,” tuturnya.

Ia memastikan TPS di lokasi baru dapat langsung difungsikan mulai malam ini. Kontainer sampah juga telah dipindahkan dan disiapkan agar pelayanan pengelolaan sampah tetap berjalan tanpa hambatan.

“Mulai malam ini TPS yang baru sudah langsung berfungsi. Kontainernya juga sudah siap,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version