Samarinda, Kaltimetam.id – Proses penyusunan rencana pembangunan daerah tahun 2027 di Kalimantan Timur menunjukkan seleksi yang semakin ketat.
Dari ratusan usulan pokok pikiran (pokir) DPRD, hanya sebagian kecil yang dinilai benar-benar sejalan dengan arah kebijakan pembangunan yang telah dirancang pemerintah daerah.
Data yang dihimpun menyebutkan, dari sekitar 160 usulan yang diajukan legislatif, hanya 25 yang dinyatakan sesuai dengan prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 setelah melalui tahap verifikasi oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari penyelarasan antara aspirasi legislatif dengan arah pembangunan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Verifikasi dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) agar setiap program yang diusulkan tidak keluar dari kerangka prioritas daerah.
“Usulan aspirasi dari legislatif itu diverifikasi oleh Bappeda dan disesuaikan dengan program prioritas pembangunan daerah,” ujar Sri Wahyuni, Rabu (8/4/2026).
Ia menegaskan, penyusutan jumlah usulan tersebut bukan dimaksudkan untuk mengabaikan aspirasi DPRD, melainkan memastikan setiap program yang masuk benar-benar mendukung target pembangunan yang telah dirumuskan dalam RKPD.
Menurutnya, arah pembangunan daerah telah disusun lebih awal dan menjadi acuan utama dalam menentukan program mana yang dapat diakomodasi.
“Ini bukan masalah mau atau tidak, karena memang program prioritasnya begitu. Sudah dirumuskan dalam RKPD dan sudah kita sampaikan juga sebelumnya,” katanya.
Meski demikian, aspirasi dari legislatif tetap menjadi bagian penting dalam proses perencanaan.
Hanya saja, sesuai ketentuan dalam Permendagri, setiap usulan harus melalui tahapan verifikasi agar dapat memperkuat, bukan justru keluar dari fokus pembangunan yang telah ditetapkan.
Pemerintah daerah pun membuka peluang bagi usulan lain untuk tetap dipertimbangkan, selama dapat disesuaikan dengan prioritas pembangunan yang ada.
“Kalau memang semuanya bisa dialokasikan sesuai prioritas pembangunan daerah, tentu akan diakomodasi.” pungkasnya. (REE)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







