Samarinda, Kaltimetam.id – Lapangan Polresta Samarinda berubah menjadi lautan manusia pada Rabu (15/7/2026) dini hari. Sekitar 1.500 warga memadati lokasi untuk menyaksikan pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol dalam kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar Polresta Samarinda.
Sorak sorai penonton terdengar sejak peluit babak pertama dibunyikan. Meski mayoritas penonton datang untuk menikmati pertandingan sepak bola kelas dunia, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga dimanfaatkan kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mengampanyekan aktivitas positif bagi kalangan generasi muda.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi gambaran bahwa kegiatan yang melibatkan warga secara langsung mampu memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.
“Hari ini kami melaksanakan kegiatan nonton bareng semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di Lapangan Polresta Samarinda. Alhamdulillah antusias masyarakat sangat tinggi. Kurang lebih sekitar 1.500 orang hadir bersama-sama menyaksikan pertandingan,” ujarnya.
Menurutnya, hasil pertandingan bukanlah tujuan utama penyelenggaraan nobar. Yang lebih penting adalah terciptanya ruang kebersamaan yang mampu memperkuat solidaritas, mempererat silaturahmi, dan membangun hubungan yang lebih dekat antara masyarakat dengan aparat keamanan.
“Bukan soal siapa yang menang atau kalah, ataupun siapa yang lolos ke final. Yang kami harapkan adalah tumbuhnya rasa kebersamaan, kekeluargaan, dan solidaritas antara masyarakat, TNI, dan Polri,” katanya.
Sepanjang pertandingan berlangsung, ribuan warga terlihat menikmati suasana dengan tertib. Berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, memenuhi area lapangan tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban.
Situasi tersebut mendapat apresiasi dari Kapolresta. Ia menilai masyarakat Samarinda telah menunjukkan kedewasaan dalam menikmati hiburan secara bersama-sama.
“Kita lihat sendiri, meskipun jumlah masyarakat yang datang sangat banyak, seluruh kegiatan berjalan tertib dan tidak ada persoalan sedikit pun. Ini yang patut kita syukuri,” ucapnya.
Hendri menegaskan keberhasilan penyelenggaraan nobar akan menjadi bahan evaluasi positif bagi Polresta Samarinda untuk menghadirkan lebih banyak kegiatan serupa di masa mendatang. Menurutnya, ruang-ruang interaksi seperti itu penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Selain agenda nobar Piala Dunia, Polresta Samarinda juga telah menyiapkan sejumlah kegiatan lain yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar, salah satunya Samarinda Bhayangkara Run yang akan digelar dalam waktu mendatang.
“Kegiatan seperti ini akan terus kami perbanyak. Ke depan masih ada agenda Piala Dunia, kemudian Samarinda Bhayangkara Run dan beberapa kegiatan lainnya. Harapan kami, Polresta Samarinda semakin dekat dengan masyarakat dan semakin dipercaya oleh masyarakat,” katanya.
Lebih jauh, Hendri memanfaatkan momentum berkumpulnya ribuan warga, terutama kalangan remaja, untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Ia mengajak generasi muda mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat dan menjauhi berbagai aktivitas yang berpotensi melanggar hukum. Menurutnya, kegiatan positif seperti olahraga, hiburan, maupun aktivitas sosial jauh lebih bermanfaat dibandingkan terlibat dalam aksi balap liar, penyalahgunaan narkotika, ataupun bentuk kenakalan remaja lainnya.
“Kami melihat sebagian besar yang hadir adalah generasi muda. Karena itu kami mengajak mereka mengisi hari-harinya dengan kegiatan positif seperti ini. Jangan balap liar, jangan menyalahgunakan narkoba, dan jauhi hal-hal negatif lainnya,” tegas Hendri.
Ia berharap generasi muda Samarinda mampu memanfaatkan energi dan kreativitasnya untuk kegiatan yang produktif sehingga kelak dapat menjadi penerus pembangunan daerah.
“Semoga anak-anak muda kita bisa tumbuh menjadi generasi yang bermanfaat dan nantinya mampu melanjutkan estafet kepemimpinan dari generasi sebelumnya,” ucapnya.
Di sela-sela kegiatan, suasana nobar juga diwarnai candaan ketika Kapolresta dimintai komentarnya mengenai hasil pertandingan. Hendri yang datang mengenakan atribut Tim Nasional Prancis mengaku cukup terkejut melihat tim favoritnya harus mengakui keunggulan Spanyol.
“Memang bola itu bundar. Awalnya kita berharap Prancis bisa menang, tapi mungkin kali ini giliran Spanyol yang melaju ke final,” tutupnya sambil tersenyum. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id
