Dari Abad ke Abad, Masjid Shiratal Mustaqiem Berdiri Teguh Sebagai Warisan Islam Kalimantan Timur

Masjid Shiratal Mustaqiem yang terletak di Samarinda Seberang (Foto: Ree/Kaltimetam.id)

Kaltim, Kaltimetam.id – Dalam upaya memperkuat pelestarian situs warisan budaya Nusantara, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, melakukan kunjungan ke Masjid Shiratal Mustaqiem yang terletak di Kecamatan Samarinda Seberang, Jumat (30/5/2025).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian serius pemerintah terhadap pelestarian bangunan keagamaan bersejarah, termasuk artefak bernilai tinggi yang tersimpan di dalamnya, seperti mushaf Al-Qur’an kuno.

Masjid Shiratal Mustaqiem yang berdiri kokoh dengan material utama kayu ulin, telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional. Fadli menilai kondisi fisik masjid masih sangat baik, mencerminkan keandalan konstruksi tradisional khas Kalimantan Timur (Kaltim).

“Masjid ini merupakan bukti nyata ketahanan material lokal. Meski sudah berdiri berabad-abad, bangunannya tetap tegak dan terjaga,” ungkap Fadli saat meninjau langsung struktur bangunan.

Ia juga menyoroti mushaf Al-Qur’an tua yang diperkirakan berasal dari abad ke-18. Fadli menekankan perlunya upaya konservasi berbasis teknologi digital agar dokumen bersejarah tersebut dapat dilestarikan secara aman dan berkelanjutan.

“Dokumen langka seperti ini tidak boleh sembarangan ditangani. Diperlukan metode konservasi yang sesuai agar tidak rusak oleh kelembapan dan perubahan iklim,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut Fadli, akan memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian masjid dan artefak yang ada di dalamnya. Bantuan teknis dan pendanaan siap dikucurkan, dengan syarat proses restorasi harus mengutamakan keaslian unsur arsitektur maupun bahan bangunannya.

“Autentisitas adalah prinsip utama dalam konservasi. Kita tidak ingin kehilangan karakter asli dari bangunan ini,” tambahnya.

Masjid Shiratal Mustaqiem dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan Islam paling awal di Benua Etam. Fungsinya tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol sejarah dan budaya yang merekam jejak peradaban Islam di daerah tersebut.

Dengan perhatian berkelanjutan dari pemerintah pusat, diharapkan masjid bersejarah ini dapat terus terjaga eksistensinya sebagai bagian penting dari identitas budaya bangsa. (REE)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id