Samarinda, Kaltimetam.id – Arus balik Idulfitri 2025 di Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto), Samarinda, Kalimantan Timur, menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan tahun lalu. Selama tiga hari pertama setelah Hari Raya, pergerakan penumpang tercatat menurun sebesar 21,5 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024.
Penurunan ini berdasarkan data yang dihimpun Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto sejak 1 hingga 3 Syawal 1446 Hijriah, yang mencatat rata-rata pergerakan penumpang sebanyak 1.300 orang per hari. Jumlah ini mencakup penumpang yang datang dan berangkat dari bandara.
“Jika dibandingkan tahun lalu, jumlah ini mengalami penurunan sekitar 21,5 persen. Tahun lalu, pada periode yang sama, jumlah penumpang mencapai rata-rata 1.650 orang per hari,” kata Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama UPBU APT Pranoto, Denny Armanto, saat dikonfirmasi di Samarinda, Jumat (04/04/2025).
Lebih lanjut, Denny menjelaskan bahwa penumpang yang tiba di Bandara APT Pranoto didominasi oleh penerbangan dari kota-kota besar di Indonesia, khususnya Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta. Dari ketiga kota tersebut, Jakarta mencatatkan jumlah penumpang tertinggi.
“Meski belum terlalu signifikan, Jakarta masih menjadi kota asal dengan jumlah penumpang tertinggi, disusul Surabaya dan Yogyakarta,” jelasnya.
Sementara untuk arus keberangkatan dari Samarinda, destinasi terbanyak adalah ke Jakarta dan Surabaya, yang dilayani oleh maskapai Batik Air, Super Air Jet (SAJ), dan Citilink.
Pihak bandara memproyeksikan bahwa puncak arus balik akan terjadi pada akhir pekan ini, tepatnya pada 6 hingga 7 April 2025. Prediksi ini didasarkan pada pola pemesanan tiket yang mulai menunjukkan tren kenaikan serta tambahan jadwal penerbangan yang diajukan oleh maskapai.
“Kami perkirakan lonjakan arus balik akan terjadi pada Sabtu dan Minggu. Hal ini umum terjadi karena banyak pemudik yang kembali ke kota perantauan menjelang hari kerja awal pekan,” ungkap Denny.
Menjelang puncak arus balik, sejumlah maskapai telah menambah frekuensi penerbangan. Salah satunya adalah maskapai Super Air Jet yang membuka penerbangan tambahan rute Samarinda–Surabaya pada Kamis, 3 April 2025, untuk mengakomodasi permintaan tinggi.
Mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang pada puncak arus balik, Bandara APT Pranoto tetap mengaktifkan Posko Angkutan Lebaran hingga hari ke-10 Idulfitri. Posko tersebut menjadi pusat koordinasi pengawasan dan pelayanan lintas sektor yang melibatkan otoritas bandara, maskapai, TNI/Polri, serta instansi terkait lainnya.
“Kami memastikan seluruh layanan berjalan lancar, mulai dari check-in, keamanan, hingga pelayanan penumpang. Koordinasi terus kami tingkatkan demi menjamin kenyamanan dan keselamatan pemudik,” katanya.
Bandara juga mengimbau penumpang untuk datang lebih awal, minimal tiga jam sebelum waktu keberangkatan. Selain itu, penumpang yang tidak membawa bagasi tercatat disarankan menggunakan fasilitas self check-in atau check-in daring guna menghindari antrean panjang di konter layanan.
“Kami dorong penumpang memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat proses keberangkatan. Ini akan membantu mengurangi kepadatan di area terminal,” tambahnya.
Salah satu fasilitas yang cukup diminati pemudik selama arus Lebaran adalah layanan parkir inap. Menurut Denny, pada hari ini saja tercatat sekitar 30 kendaraan yang menggunakan fasilitas tersebut.
“Kami melihat adanya peningkatan penggunaan parkir inap, terutama dari pemudik yang membawa kendaraan pribadi dan memilih meninggalkannya di bandara selama bepergian,” pungkasnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id