Samarinda, Kaltimetam.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda memastikan terus memperketat pengawasan terhadap distribusi bahan pokok guna mengantisipasi potensi penyelundupan pangan yang dapat memicu kenaikan harga maupun kelangkaan barang di pasaran.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya aktivitas distribusi barang dan dinamika ekonomi masyarakat.
Pengawasan dilakukan melalui Satgas pangan yang melibatkan kepolisian bersama instansi terkait untuk memastikan distribusi bahan pokok di wilayah Samarinda tetap berjalan normal dan tidak terjadi praktik ilegal yang merugikan masyarakat.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Agus Setiawan mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya indikasi penyelundupan bahan makanan di wilayah hukum Samarinda. Meski demikian, aparat tetap melakukan pemantauan intensif sebagai langkah antisipasi dini.
“Untuk antisipasi penyelundupan makanan tentunya dari Satgas tetap melaksanakan pemantauan. Apabila ada tentunya pasti akan melaksanakan penindakan,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan tersebut penting dilakukan untuk menjaga stabilitas harga berbagai komoditas kebutuhan pokok di masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat gangguan distribusi maupun praktik perdagangan ilegal.
Agus menjelaskan, secara geografis Kota Samarinda tidak berbatasan langsung dengan wilayah perbatasan negara sehingga potensi penyelundupan bahan pokok dinilai relatif lebih kecil dibanding daerah lain yang memiliki akses langsung ke jalur lintas negara.
Selain itu, Samarinda juga disebut lebih berperan sebagai wilayah distribusi atau daerah hulu dibanding pintu masuk utama barang ilegal dari luar daerah maupun luar negeri.
“Sejauh ini sebatas kita melaksanakan pemantauan, belum ada untuk di wilayah hukum Samarinda karena kita ketahui secara geografis juga tidak berbatasan langsung. Ini merupakan daerah hulu,” katanya.
Meski begitu, aparat kepolisian memastikan tidak akan lengah terhadap berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.
Menurut Agus, apabila ditemukan adanya praktik penyelundupan maupun distribusi ilegal bahan pangan yang berpotensi mempengaruhi harga pasar dan merugikan masyarakat, pihak kepolisian akan segera mengambil langkah hukum.
“Tentunya apabila ada nanti informasi, kita pasti akan melaksanakan penindakan. Tujuannya untuk menjaga stabilitas harga dari komoditi terutama bahan pokok,” tegasnya.
Selain melakukan pemantauan distribusi, Satgas pangan juga terus mengawasi kemungkinan adanya praktik penimbunan barang maupun permainan harga yang dapat menyebabkan gejolak di pasaran.
Polresta Samarinda menilai stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi ekonomi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan sehari-hari dan dinamika harga sejumlah komoditas pangan.
Karena itu, pengawasan terhadap distribusi barang terus diperkuat melalui koordinasi bersama pemerintah daerah, dinas terkait, distributor, hingga pelaku usaha.
Agus mengatakan pihaknya juga membuka ruang partisipasi masyarakat untuk ikut memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait distribusi bahan pokok maupun dugaan praktik ilegal lainnya.
Menurutnya, pengawasan distribusi pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat agar kondisi pasar tetap stabil dan aman.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan terkait distribusi bahan pokok,” tuturnya.
Belakangan, isu mengenai stabilitas harga pangan memang menjadi perhatian di berbagai daerah seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap sejumlah komoditas pokok.
Karena itu, aparat bersama Satgas pangan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi stok, distribusi, hingga perkembangan harga di pasaran.
Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah terjadinya gangguan pasokan maupun lonjakan harga yang dapat berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.
Selain fokus pada pengawasan distribusi, kepolisian juga memastikan akan terus memperkuat koordinasi lintas instansi guna menjaga keamanan rantai distribusi pangan di wilayah Samarinda.
Agus berharap kondisi distribusi bahan pokok di Kota Samarinda tetap berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang stabil dan terjangkau.
“Kita ingin memastikan distribusi berjalan baik dan harga kebutuhan pokok tetap stabil di masyarakat,” pungkasnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







