Samarinda, Kaltimetam.id – Aksi kekerasan bersenjata tajam kembali terjadi di Kota Samarinda. Kali ini, dua pria menjadi korban pembacokan oleh dua pelaku tak dikenal di kawasan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (1/4/2026) malam sekitar pukul 19.50 Wita.
Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar, terlebih karena aksi penyerangan berlangsung di area terbuka, tepatnya di halaman sebuah gedung. Insiden ini bahkan sempat terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi dan kini menjadi bahan penting dalam penyelidikan kepolisian.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula saat dua orang pria yang diduga pelaku datang sambil membawa senjata tajam jenis parang. Keduanya kemudian berteriak memanggil korban yang berada di dalam gedung.
Tak berselang lama, terjadi cekcok antara pelaku dan korban yang kemudian berujung pada aksi penyerangan brutal. Situasi yang awalnya hanya berupa adu mulut berubah menjadi kekerasan dalam hitungan detik.
Seorang Juru Parkir di Kejadian, Zidan (24) mengaku menyaksikan langsung detik-detik peristiwa tersebut. Ia mengatakan suasana mendadak berubah tegang saat pelaku datang dengan membawa senjata.
“Awalnya cuma ribut biasa, terus tiba-tiba dua orang datang bawa parang. Langsung menyerang,” ungkapnya.
Menurutnya, kedua korban tidak sempat menghindar dari serangan yang dilakukan secara tiba-tiba. Akibatnya, mereka mengalami luka cukup serius di beberapa bagian tubuh.
“Ada yang kena di kepala, tangan, sama kaki. Dua-duanya terluka,” tambahnya.
Meski tidak mengenal secara pasti identitas korban, Zidan menyebut salah satu korban diduga bernama Wawan, sementara satu korban lainnya dikenal dengan nama Iman.
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polresta Samarinda yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Petugas kemudian mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit terdekat.
Terpisah, Pamapta III Polresta Samarinda, Aiptu Joko Wahyudi, mengatakan bahwa saat tiba di lokasi, pihaknya mendapati kedua korban dalam kondisi terluka akibat serangan senjata tajam.
“Kami langsung melakukan evakuasi ke rumah sakit. Kondisi korban mengalami luka robek dan membutuhkan penanganan medis,” jelasnya.
Kedua korban kini dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Dari hasil pemeriksaan awal, salah satu korban mengalami luka pada bagian tangan dan kaki, sementara korban lainnya mengalami luka di bagian kepala dan tubuh.
“Keduanya adalah korban, bukan pelaku,” tegasnya.
Polisi memastikan bahwa pelaku berjumlah dua orang dan hingga kini masih dalam pengejaran. Sejumlah langkah penyelidikan terus dilakukan, termasuk pengumpulan keterangan saksi dan pendalaman rekaman CCTV yang beredar.
“Pelaku masih kami buru. Rekaman CCTV sedang kami analisis untuk mengidentifikasi pelaku,” pungkasnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







