Hotline Siaga 24 Jam, Upaya Kaltim Redam Lonjakan Bunuh Diri

RSJD Atma Husada Mahakam, Samarinda, tempat tenaga profesional disiagakan untuk mendampingi masyarakat yang mengakses layanan Pujasera. (Foto: Ree/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Tekanan hidup yang kian kompleks membuat masalah kesehatan jiwa di Kalimantan Timur semakin memerlukan perhatian serius. Fenomena bunuh diri yang masih terjadi, bahkan mencapai sekitar 40 kasus hingga Agustus 2025, menggambarkan betapa banyak warga yang tidak memiliki ruang aman untuk berbagi beban. Samarinda tercatat sebagai daerah dengan angka kasus tertinggi.

“Kota Samarinda termasuk kota yang memberikan kontribusi terbanyak orang yang bunuh diri,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, Kamis (11/9/2025).

Sebagai bentuk respon, pemerintah daerah bersama tenaga medis kini mengoperasikan hotline Pujasera, sebuah layanan khusus yang bisa menjadi pegangan pertama bagi masyarakat yang tengah menghadapi krisis emosional.

Hotline ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga simbol hadirnya negara dalam mendengarkan keluh kesah warganya.

“Mari kita manfaatkan layanan ini, semoga terus berkembang dan tim bisa terus bergerak untuk membantu masyarakat,” tambah Jaya.

Pujasera tidak berhenti pada sekadar mendengar cerita. Tenaga profesional yang disiapkan di balik layanan ini mampu memberikan pendampingan psikologis, melakukan intervensi awal ketika seseorang berada di titik rawan, bahkan merujuk pada terapi dan perawatan lanjutan bila dibutuhkan.

Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSJD Atma Husada Mahakam, Fauziah Andriyani, menjelaskan bahwa keberadaan layanan ini diharapkan bisa menjadi ‘teman dekat’ bagi siapa pun yang merasa terjebak dalam lingkaran kecemasan dan depresi.

“Jadi kami lebih seperti menjadi teman curahan hati orang-orang yang mengalami kecemasan atau mengalami depresi yang akhirnya muncul keinginan untuk mengakhiri hidupnya,” tuturnya.

Hotline ini beroperasi penuh 24 jam dan dapat diakses dengan mudah, baik melalui panggilan telepon maupun WhatsApp di nomor 0811-5800-8887. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi jembatan yang menyelamatkan banyak jiwa, sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa mencari pertolongan adalah langkah berani dan penting dalam menjaga kesehatan mental. (REE)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id