Hasil Pertanian Melimpah, Akses Pasar Masih Jadi Kendala Petani Sebemban

Desa Sebemban, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara. (Foto: Salsa/Kaltimetam.id)

Tenggarong, Kaltimetam.id – Desa Sebemban, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, memiliki lahan pertanian seluas sekitar 400 hektare. Sektor ini menjadi sumber utama pendapatan bagi sebagian besar warganya. Setiap tahun, para petani mampu menghasilkann panen dalam jumlah besar, khususnya dari komoditas unggulan seperti padi, jagung, dan semangka.

Namun, di balik melimpahnya hasil pertanian, para petani masih menghadapi kendala besar dalam pendistribusian. Potensi yang begitu besar belum tersalurkan secara maksimal karena keterbatasan akses pasar.

“Dulu, saat kondisi jalan masih bagus, banyak distributor yang masuk. Tapi setelah jalan kembali rusak, distributor tidak ada yang datang. Akhirnya hasil panen hanya dijual ke pengepul dengan harga sangat murah,” ungkap salah satu petani Desa Sebemban.

Kondisi ini sangat disayangkan, mengingat hasil pertanian Sebemban memiliki kualitas yang unggul dan layak bersaing di pasar justru tidak terdistribuusi dengan baik, sehingga potensi besarnya belum memberikan manfaat maksimal bagi para petani.

Masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih, terutama dengan memperbaiki akses jalan dan menyediakan sarana transportasi untuk mendukung distribusi hasil pertanian.

“Kalau jalan diperbaiki dan ada kendaraan untuk distribusi, petani bisa lebih sejahtera dan merasakan hasil kerja keras mereka,” tambah warga setempat.

Dengan dukungan infrastruktur dan distribusi yang memadai, Desa Sebemban berpotensi menjadi salah satu sentra pertanian unggulan di Kutai Kartanegara dan mampu mengangkat perekonomian warganya. (SAL)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id