Samarinda, Kaltimetam.id – Perayaan malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 di Kota Samarinda berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Meski mobilitas warga meningkat sejak malam hingga dini hari, seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan baik berkat kesiapsiagaan aparat TNI–Polri, dukungan pemerintah daerah, serta peran aktif relawan kemanusiaan.
Laporan tersebut disampaikan Info Taruna Samarinda (ITS) berdasarkan pemantauan lapangan pada Rabu (31/12/2025) pukul 20.50 WITA hingga Kamis (1/1/2026) pukul 05.00 WITA.
Ketua ITS Joko Iswanto menyebut, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci terjaganya stabilitas keamanan dan keselamatan warga di momentum pergantian tahun.
“Secara umum, situasi Kota Samarinda selama malam pergantian tahun aman dan terkendali. Seluruh kejadian dapat ditangani cepat sehingga tidak menimbulkan gangguan keamanan yang signifikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Joko juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Samarinda, Dandim, Kapolresta Samarinda, serta seluruh unsur TNI–Polri, pemerintah daerah, dan relawan yang bersinergi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Selama periode pemantauan, tercatat 15 kejadian, terdiri dari 9 kecelakaan lalu lintas dan 6 kejadian non-kecelakaan lalu lintas. Rangkaian kejadian dimulai pada pukul 20.50 WITA berupa kecelakaan di kawasan depan Islamic Center Samarinda sisi Jalan Slamet Riyadi yang ditangani Unit Putih Cendana bersama PMI.
Tak lama berselang, pukul 20.53 WITA, dilaporkan percikan api pada tiang listrik di Jalan A.M. Malik Gang Manggis yang segera ditangani pihak PLN. Berikutnya, kecelakaan lalu lintas terjadi di sejumlah ruas jalan utama, antara lain Jalan Batu Besaung (21.12 WITA), Jalan Panjaitan (21.32 WITA), Jalan A.W. Syahranie (22.31 WITA), dan Jalan Siradj Salman (22.42 WITA).
Sejumlah korban dievakuasi ke fasilitas kesehatan, di antaranya RS Samarinda Medika Citra (SMC) dan RS Abdul Wahab Sjahranie (AWS), oleh unit-unit ambulans relawan seperti IKAT, GMS, IEA, MDMC, RTS Kota, hingga Unit Lais. Kecelakaan juga tercatat di Jalan Agus Salim (23.58 WITA) serta Jalan Sejati pada 01.00 WITA dan kembali 02.30 WITA, dengan korban terakhir dilaporkan stabil dan dapat melanjutkan perjalanan.
Selain kecelakaan lalu lintas, pukul 23.30 WITA dilaporkan penemuan seorang warga di Jalan Kadrie Oening, Kecamatan Samarinda Ulu, yang kemudian dievakuasi ke RS SMC untuk penanganan lebih lanjut.
Dua potensi kebakaran juga tercatat dan berhasil diantisipasi cepat: Jalan SMP 8 Gang 16 RT 07 Kelurahan Mangkupalas, Samarinda Seberang (00.15 WITA) serta kawasan Komura Samarinda Seberang RT 16 (00.26 WITA). Penanganan sigap oleh relawan dan posko setempat mencegah insiden berkembang menjadi kebakaran besar.
Sementara itu, pukul 00.30 WITA, aparat mengamankan 16 orang yang kedapatan menyalakan petasan di Jalan Lambung Mangkurat. Para pelaku diberikan pembinaan dan imbauan agar tidak mengulangi perbuatan yang berpotensi membahayakan keselamatan umum.
Terakhir, Joko menegaskan seluruh kejadian selama malam pergantian tahun tertangani secara cepat dan terkoordinasi. Tidak ada peristiwa yang berkembang menjadi gangguan keamanan serius atau kerusuhan.
“Situasi Kota Samarinda hingga pagi hari dilaporkan aman dan terkendali. Ini berkat kesiapsiagaan aparat, dukungan pemerintah daerah, serta peran aktif relawan dan masyarakat,” pungkasnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id
