Tekan Peredaran Narkoba, Pemkot Samarinda Perkuat Peran Lingkungan hingga Tokoh Masyarakat

Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Ree/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Pemerintah Kota Samarinda mulai mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan mengandalkan kekuatan lingkungan masyarakat.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kekhawatiran terhadap kasus narkoba yang berdampak pada generasi muda.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan pemerintah kota lebih difokuskan pada pencegahan, bukan penindakan hukum.

Menurutnya, aspek penegakan hukum sepenuhnya menjadi kewenangan aparat terkait.

“Penindakan itu ranah aparat penegak hukum,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

Sebagai langkah konkret, pemkot akan menggerakkan struktur sosial di tingkat bawah, mulai dari lurah, lembaga kemasyarakatan, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat. Mereka akan dilibatkan aktif dalam menyampaikan edukasi dan sosialisasi terkait bahaya narkoba.

Menurut Andi Harun, pendekatan berbasis komunitas dinilai lebih efektif karena langsung menyentuh lingkungan terdekat masyarakat.

Dengan cara ini, diharapkan kesadaran kolektif dapat terbentuk dan mampu menjadi benteng awal dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

“Kami akan memaksimalkan peran lurah, lembaga masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk memperkuat edukasi,” jelasnya.

Ia menilai, ancaman narkoba tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga masa depan generasi secara keseluruhan.

Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.

“Narkoba adalah ancaman bagi masa depan generasi kita,” tegasnya. (REE)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version