Sinergi Polisi dan Masyarakat Jaga Kondusivitas Malam Tahun Baru 2026 di Jalan Lambung Mangkurat

Euvoria perayaan malam tahun baru 2026 di Jalan Lambung Mangkurat Samarinda. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 di kawasan Jalan Lambung Mangkurat berlangsung aman, tertib, dan penuh kemeriahan. Meski ribuan warga memadati kawasan pusat kota tersebut untuk merayakan pergantian tahun, aparat kepolisian memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif hingga dini hari.

Kapolsek Samarinda Kota Kompol IGN Adi Suarmita menyampaikan bahwa pengamanan malam tahun baru di sepanjang Jalan Lambung Mangkurat dilakukan secara maksimal dengan pola pengamanan terpadu.

“Di sepanjang Jalan Lambung Mangkurat terdapat empat pos pengamanan. Masing-masing pos dijaga minimal 19 personel kepolisian yang terdiri dari Polsek, Polresta, hingga Brimob,” ujarnya.

Selain unsur kepolisian, pengamanan juga melibatkan berbagai elemen lainnya. Aparat kecamatan dan kelurahan, kelompok sadar keamanan dan ketertiban masyarakat (Pokdar Kamtibmas), serta warga sekitar turut ambil bagian dalam menjaga keamanan wilayah.

“Kami tidak bekerja sendiri. Di lapangan kami dibantu Pak Camat, Pak Lurah, rekan-rekan Pokdar, serta masyarakat sekitar. Sinergi ini sangat membantu dalam menjaga keamanan, khususnya di Jalan Lambung Mangkurat,” jelasnya.

Menurut Adi, sejak sore hari masyarakat mulai berdatangan untuk merayakan malam pergantian tahun. Hingga menjelang pukul 00.00 WITA, situasi terpantau aman meski terjadi peningkatan kepadatan di badan jalan akibat warga yang ingin menyaksikan pesta kembang api.

“Sampai pukul 12 malam situasi aman. Memang sempat padat karena masyarakat meluapkan kegembiraannya dengan perayaan kembang api, namun tetap terkendali,” katanya.

Lebih lanjut, Adi juga menyampaikan ucapan selamat tahun baru kepada masyarakat, sekaligus menyelipkan doa dan empati bagi warga di sejumlah daerah lain yang tengah mengalami musibah.

“Kami mengucapkan selamat Tahun Baru 2026 untuk masyarakat Kota Samarinda. Di tengah euforia ini, kita juga turut berdoa untuk saudara-saudara kita di Aceh, Medan, dan Sumatera Barat,” ucapnya.

Terkait pengaturan lalu lintas, Adi menjelaskan bahwa arus kendaraan di Jalan Lambung Mangkurat pada prinsipnya diberlakukan dua arah. Namun, menjelang pergantian tahun, kepolisian sempat melakukan penutupan sementara dan pengalihan arus satu arah untuk mengantisipasi penumpukan massa di tengah jalan.

“Ketika mendekati pukul 12 malam dan terjadi keramaian di badan jalan, kami lakukan penutupan sementara dan pengalihan arus satu arah menuju Sungai Pinang. Ini bersifat situasional demi keselamatan bersama,” tutupnya.

Di sisi lain, kemeriahan malam tahun baru juga dirasakan langsung oleh warga yang hadir. Salah seorang warga Jalan Lambung Mangkurat, Neni, mengaku menikmati suasana perayaan yang berlangsung meriah namun tetap aman.

“Suasananya happy, enjoy, pokoknya seru. Tahun Baru 2026 ini meriah, padat juga, kembang apinya indah-indah,” ujar Neni dengan antusias.

Ia berharap tahun yang baru membawa perubahan positif bagi dirinya dan masyarakat Samarinda secara keseluruhan.

“Harapannya semoga 2026 lebih baik lagi, semua harapan terkabul, dan semoga cepat menikah,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id