Puluhan Lapak di Pasar Segiri Samarinda Terbakar, Polisi Buka Kemungkinan Libatkan Labfor Ungkap Penyebab

Bekas puing-puing kebakaran lapak pedagang di Pasar Segiri Samarinda. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Kebakaran besar yang melanda kawasan Pasar Segiri, Kota Samarinda, pada Kamis (26/3/2026) dini hari menghanguskan puluhan bangunan dan menimbulkan kepanikan di kalangan pedagang serta warga sekitar. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 04.10 Wita, saat aktivitas pasar mulai menggeliat. Api yang muncul secara tiba-tiba dengan cepat membesar dan menjalar ke sejumlah kios serta rumah toko (ruko) di area tersebut.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya 20 kios dan 24 ruko dilaporkan hangus terbakar dalam kejadian itu. Sebagian besar bangunan yang terdampak berada di kawasan tengah pasar, yang dikenal sebagai pusat aktivitas perdagangan, khususnya komoditas sayur-mayur.

Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Wawan Gunawan, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sumber api pertama kali terlihat dari area kios sayur.

“Dari keterangan saksi, dugaan sementara api berasal dari tengah kios, diduga akibat korsleting listrik,” ujarnya.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman. Sejumlah langkah investigasi terus dilakukan guna memastikan sumber api secara akurat.

“Kami masih melakukan penyelidikan. Untuk memastikan penyebab pasti, tidak menutup kemungkinan akan melibatkan tim laboratorium forensik (Labfor),” tambah Wawan.

Kobaran api yang cepat membesar diduga dipicu oleh kondisi bangunan yang padat serta material yang mudah terbakar. Selain itu, aktivitas pasar yang sudah mulai ramai pada waktu kejadian turut memperparah situasi, karena banyak barang dagangan yang mudah terbakar berada di lokasi.

Warga dan pedagang yang berada di sekitar lokasi sempat panik dan berusaha menyelamatkan diri serta barang dagangan yang masih bisa dijangkau. Beberapa di antaranya juga melaporkan adanya suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas atau kendaraan bermotor yang ikut terbakar.

Petugas pemadam kebakaran bersama relawan langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Proses penanganan api berlangsung cukup lama hingga akhirnya kobaran berhasil dikendalikan.

Sementara itu, terkait kerugian material, pihak kepolisian menyebutkan masih dalam tahap pendataan. Namun dipastikan kerugian yang ditimbulkan mencapai angka yang tidak sedikit, mengingat banyaknya bangunan serta barang dagangan yang terbakar.

“Kerugian belum bisa diperkirakan, masih dalam pendataan,” tutupnya.

Pasca kebakaran, aparat kepolisian langsung melakukan pengamanan lokasi dengan memasang garis polisi guna mendukung proses penyelidikan. Petugas juga mulai mendata para pedagang yang terdampak serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kebakaran ini menjadi perhatian serius mengingat Pasar Segiri merupakan salah satu pusat ekonomi utama di Samarinda yang menopang aktivitas perdagangan masyarakat sehari-hari. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id