Prabowo Luncurkan SPPG Polri Secara Nasional, Samarinda Produksi Ribuan Porsi Harian

Peresmian SPPG Polri di Jalan Bhayangkara Kota Samarinda. (Foto: Istimewa)

Samarinda, Kaltimetam.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polresta Samarinda secara daring pada Jumat (13/2/2026) pukul 11.00 Wita. Peresmian tersebut merupakan bagian dari peluncuran serentak SPPG Polri di berbagai daerah sebagai dukungan terhadap program nasional pemenuhan gizi masyarakat.

Kegiatan dipusatkan di SPPG Samarinda Ulu Jawa Yayasan Kemala Bhayangkari, Jalan Bhayangkara, Kota Samarinda, dan diikuti secara virtual oleh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia. Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda Dr. H. Asli Nuryadin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda dr. H. Ismed Kusasih, para pejabat utama Polresta Samarinda, serta pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menjelaskan bahwa secara nasional terdapat sekitar 1.179 SPPG Polri yang telah dibentuk dan beroperasi di berbagai wilayah Indonesia. SPPG Polresta Samarinda menjadi salah satu unit yang aktif berkontribusi dalam program tersebut.

“SPPG Polri secara nasional berjumlah sekitar 1.179 unit dan setiap harinya mampu membantu kurang lebih satu juta penerima manfaat. Salah satunya adalah SPPG yang ada di Kota Samarinda ini,” ujarnya.

Menurutnya, SPPG Polresta Samarinda telah beroperasi sekitar tiga hingga empat bulan terakhir dan secara konsisten memproduksi makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah, ibu hamil, serta kebutuhan posyandu di wilayah sekitar.

“Setiap hari kerja, Senin sampai Jumat, kami memproduksi sekitar 2.500 porsi makanan bergizi. Sasaran utamanya anak sekolah, ibu hamil, dan kegiatan posyandu di tiga kelurahan terdekat,” jelasnya.

Program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, terutama dalam mendukung pertumbuhan anak usia sekolah dan kesehatan ibu hamil. Kehadiran SPPG diharapkan mampu memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang memadai.

Selain kuantitas produksi, Hendri menekankan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan pangan. Ia menyatakan seluruh proses produksi dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional, mulai dari pengadaan bahan baku hingga distribusi makanan.

“Kami selalu mengingatkan kepada pengelola, mulai dari ketua SPPG, ahli gizi, hingga seluruh perangkat, agar memperhatikan higienitas dan kelayakan makanan. Bahan makanan dibeli segar, diproduksi sesuai SOP, dan tidak disimpan terlalu lama,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa ruang penyimpanan, proses pencucian wadah, hingga pengemasan makanan telah memenuhi standar operasional guna mencegah risiko kesehatan, seperti keracunan makanan.

Dalam sambutannya secara daring, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi terhadap jajaran Polri yang dinilai aktif mendukung program strategis nasional, khususnya dalam bidang pemenuhan gizi.

“Bapak Presiden menyampaikan kebanggaan dan apresiasi kepada Polri atas kontribusi nyata melalui SPPG yang telah berjalan. Ini menjadi bagian dari upaya bersama membangun generasi sehat dan kuat,” ungkap Hendri.

Selain mendukung program gizi, Polri juga disebut terus berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional, termasuk melalui program penanaman jagung dan berbagai kegiatan produktif lainnya di daerah.

“Ke depan, Polri tetap akan aktif dalam program SPPG, ketahanan pangan, dan tentu tetap menjalankan tugas utama kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version