Polresta Samarinda Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Antisipasi Arus Mudik Lebaran 1447 Hijriah

Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol La Ode Prasetyo. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda melalui Satuan Lalu Lintas menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan selama periode arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel di sejumlah titik rawan kemacetan serta melaksanakan patroli untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di berbagai kawasan di Kota Samarinda.

Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol La Ode Prasetyo mengatakan, berdasarkan pengalaman serta evaluasi dari pengamanan arus mudik pada tahun-tahun sebelumnya, kondisi lalu lintas di Samarinda relatif masih terkendali dan belum pernah mengalami kemacetan besar yang berkepanjangan.

“Kalau melihat pengalaman dan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, di Samarinda belum ada kepadatan yang benar-benar menyebabkan kemacetan panjang. Namun demikian, kami tetap menyiapkan langkah antisipasi dengan menempatkan personel di sejumlah titik rawan,” ujar La Ode.

Menurutnya, pengamanan lalu lintas selama musim mudik menjadi bagian dari operasi kepolisian yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

Polresta Samarinda juga menjalin koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Samarinda dalam melakukan pemantauan kondisi lalu lintas, khususnya di kawasan yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan.

Selain menempatkan personel di lapangan, petugas juga akan melaksanakan patroli rutin untuk memantau situasi lalu lintas secara langsung. Apabila terjadi kepadatan di titik tertentu, petugas dapat segera mengambil langkah berupa rekayasa lalu lintas guna mengurai kemacetan.

“Kami bersama Dinas Perhubungan juga melaksanakan patroli. Jika ditemukan adanya kemacetan di lokasi tertentu, kami dapat segera melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan evaluasi dari tahun sebelumnya, terdapat beberapa lokasi yang dinilai menjadi titik rawan kepadatan kendaraan saat musim mudik maupun pada aktivitas masyarakat yang meningkat.

Beberapa titik tersebut di antaranya Simpang Muara, kawasan Jembatan Mahkota, Gunung Mangga, serta wilayah Sungai Dama yang kerap mengalami peningkatan arus kendaraan pada waktu-waktu tertentu.

“Dari pengalaman tahun lalu, ada beberapa titik yang menjadi perhatian kami, seperti Simpang Muara, Jembatan Mahkota, Gunung Mangga, dan Sungai Dama,” katanya.

Selain fokus pada pengaturan lalu lintas, pihak kepolisian juga memberikan perhatian terhadap potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas selama periode mudik.

Berdasarkan data pengamanan pada tahun sebelumnya, jumlah kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan operasi pengamanan mudik relatif tidak terlalu tinggi.

“Kalau pengalaman tahun lalu selama musim mudik, jumlah kecelakaan lalu lintas sekitar lima sampai enam kejadian selama pelaksanaan operasi,” tutupnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version