Samarinda, Kaltimetam.id – Menutup tahun anggaran 2025, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memfokuskan perhatian pada pengendalian realisasi belanja dan evaluasi kinerja perangkat daerah. Hingga akhir Desember, capaian penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih bergerak dan belum dapat disimpulkan secara final.
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menyebut sisa belanja yang beredar di kisaran 6 hingga 7 persen masih bersifat sementara. Proses pembayaran sejumlah kegiatan masih berjalan hingga batas akhir tahun anggaran.
“Persentase tersebut belum final. Kami masih menunggu seluruh proses pembayaran diselesaikan. Kepastian angka realisasi baru bisa diketahui pada awal Januari 2026,” ujarnya, Sabtu (27/12/2025).
Jika sisa belanja bertahan di angka tersebut, tingkat penyerapan APBD Kaltim 2025 diperkirakan mencapai sekitar 93 persen. Namun, Sri Wahyuni mengakui dalam beberapa hari terakhir laju realisasi di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) mengalami perlambatan.
Padahal, secara ideal pada pekan ketiga Desember seluruh OPD diharapkan telah mencatatkan serapan minimal 90 persen. Faktanya, masih terdapat 21 OPD dengan realisasi yang masuk kategori rendah.
“Masih ada OPD dengan progres fisik sekitar 80 persen, bahkan realisasi keuangan baru di kisaran 60 persen. Ini terus kami evaluasi dan dorong,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, rendahnya serapan di beberapa OPD tidak lepas dari faktor struktural, salah satunya belanja pegawai. Alokasi gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah disiapkan sejak awal tahun, namun proses pengangkatan baru terealisasi pada Mei dan Oktober 2025.
Selain itu, penyesuaian kebijakan dari pemerintah pusat turut memengaruhi pelaksanaan program di daerah. Perubahan regulasi menyebabkan sejumlah kegiatan yang telah direncanakan tidak dapat dijalankan.
“Contohnya di Dinas Perkebunan, ada anggaran yang tidak terserap karena perubahan kewenangan setelah penyesuaian Peraturan Presiden di sektor pertanian,” tuturnya. (REE)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id
