Samarinda, Kaltimetam.id – Pemerintah Kota Samarinda mulai merancang arah baru pengembangan wilayah dengan menjadikan kawasan Palaran sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masa depan.
Langkah ini ditandai dengan pembahasan rencana pembangunan terminal multipurpose dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Mahakam, Kantor BPKAD Samarinda, Jumat (8/5/2026).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menyebut pembangunan pelabuhan multipurpose bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari strategi besar penataan kota.
“Ini bukan hanya soal pelabuhan, tapi bagaimana kita membangun pusat ekonomi baru. Palaran kita dorong jadi kota industri dan kota satelit,” ujar Marnabas.
Menurutnya, pengembangan tersebut selaras dengan visi Wali Kota Samarinda yang ingin memperluas wajah kota hingga ke kawasan pinggiran agar pertumbuhan tidak terpusat di satu titik.
“Ke depan aktivitas ekonomi tidak lagi menumpuk di pusat kota. Kita sebar, salah satunya ke Palaran,” jelasnya.
Dalam konsep yang disiapkan, kawasan Palaran tidak hanya akan diisi pelabuhan multipurpose, tetapi juga berbagai fasilitas penunjang, termasuk rencana pembangunan pasar induk berskala besar.
“Semua akan kita arahkan ke sana. Jadi ekosistemnya terbentuk, ada pelabuhan, ada pasar besar, ada kawasan industri,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan ini juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga maupun dukungan dari pemerintah pusat.
Apalagi, pemerintah pusat disebut memiliki alokasi anggaran besar untuk sektor infrastruktur yang bisa dimanfaatkan daerah.
“Kita coba komunikasikan juga ke pusat. Siapa tahu Samarinda bisa dapat bagian dari anggaran itu,” ungkapnya.
Dalam rapat tersebut, sejumlah instansi seperti KSOP, Pelindo, dan Navigasi turut dilibatkan dan menyatakan dukungan terhadap rencana pengembangan kawasan tersebut.
Marnabas menegaskan, keberadaan pelabuhan multipurpose nantinya diharapkan menjadi pemicu utama tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di Samarinda, sekaligus memperkuat posisi kota sebagai pusat jasa dan perdagangan di Kalimantan Timur.
“Kalau ini terwujud, Samarinda tidak hanya berkembang di pusat kota, tapi punya kekuatan ekonomi baru di wilayah lainnya,” tutupnya. (REE)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id
