Samarinda, Kaltimetam.id – Insiden korsleting listrik terjadi di lantai 3 Ballroom Rembulan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AW Sjahranie), Samarinda, pada Sabtu (24/1/2026) sore, saat berlangsung kegiatan internal di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tersebut. Kejadian ini sempat memicu kepanikan di kalangan peserta kegiatan yang berada di dalam ruangan.
Peristiwa tersebut terekam dalam video ponsel dan kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat percikan api muncul dari salah satu titik di dalam ballroom sekitar pukul 18.06 Wita, disertai kepulan asap yang dengan cepat menyelimuti area ruangan.
Kondisi tersebut membuat sejumlah peserta kegiatan tampak panik. Beberapa orang terlihat menjauh dari sumber percikan api, sementara lainnya berupaya mencari posisi aman karena asap semakin memenuhi ruangan dalam hitungan menit. Lokasi kejadian yang berada di dalam gedung rumah sakit turut menambah kekhawatiran, mengingat aktivitas pelayanan kesehatan juga berlangsung di area lain.
Beruntung, insiden tersebut tidak berkembang menjadi kebakaran besar. Petugas keamanan RSUD AW Sjahranie yang berada di lokasi bergerak cepat melakukan penanganan awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Berkat respons cepat tersebut, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bagian ruangan lain.
Setelah api berhasil dikendalikan, aktivitas di Ballroom Rembulan langsung dihentikan sementara untuk memastikan kondisi benar-benar aman. Asap di dalam ruangan perlahan berkurang, dan situasi dinyatakan terkendali tanpa perlu dilakukan evakuasi besar-besaran.
Pihak manajemen rumah sakit membenarkan adanya insiden korsleting listrik tersebut. Humas RSUD AW Sjahranie, dr Arysia Andhina, menyampaikan bahwa rumah sakit saat ini masih melakukan investigasi internal untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya korsleting.
“Manajemen rumah sakit masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab insiden ini. Hasil investigasi akan kami sampaikan kepada publik setelah proses tersebut selesai,” ujarnya singkat.
Ia memastikan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Seluruh peserta kegiatan dan staf rumah sakit berada dalam kondisi aman, dan pelayanan kesehatan di unit lain RSUD AW Sjahranie tetap berjalan normal.
Manajemen RSUD AW Sjahranie juga menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan, khususnya di area ballroom dan fasilitas umum lainnya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







