Samarinda, Kaltimetam.id – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah mulai menunjukkan peningkatan signifikan di Kota Samarinda. Dalam dua hari terakhir, lonjakan volume kendaraan memicu kemacetan cukup panjang di sejumlah titik, terutama di kawasan Jembatan Ahmad Amins (eks Mahkota II) yang menjadi jalur vital penghubung antarwilayah.
Berdasarkan pantauan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda, peningkatan arus kendaraan didominasi oleh mobilitas warga yang kembali dari mudik maupun aktivitas keluar kota usai libur Lebaran.
Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo Fuad, mengungkapkan bahwa kepadatan lalu lintas mulai terasa sejak dua hari terakhir, dengan antrean kendaraan terpanjang terjadi di Jembatan Ahmad Amins.
“Dalam dua hari terakhir memang terjadi lonjakan arus lalu lintas di beberapa titik di Samarinda, terutama kendaraan yang keluar dari kota. Antrean terpanjang terjadi di Jembatan Ahmad Amins,” ujarnya.
Jembatan Ahmad Amins diketahui menjadi salah satu akses utama yang menghubungkan Kota Samarinda dengan wilayah sekitarnya, sehingga peningkatan volume kendaraan di jalur ini berdampak signifikan terhadap kelancaran arus lalu lintas.
Untuk mengantisipasi kepadatan yang semakin meningkat, pihak kepolisian telah menempatkan personel di lapangan guna melakukan pengaturan arus lalu lintas secara langsung. Selain itu, pos pengamanan juga telah disiagakan di sekitar kawasan jembatan.
“Kami sudah menempatkan personel untuk melakukan pengaturan, dan juga menyiapkan pos pengamanan di sekitar Jembatan Ahmad Amins,” jelasnya.
Dalam menghadapi lonjakan arus balik ini, Satlantas Polresta Samarinda juga menerapkan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional. Langkah ini dilakukan dengan memprioritaskan arus kendaraan yang mengalami kepadatan tinggi, sementara arus dari jalur lain akan ditahan sementara untuk mengurai kemacetan.
“Rekayasa lalu lintas kami lakukan secara situasional. Jika terjadi kepadatan, arus yang padat akan diprioritaskan, sedangkan dari sisi lain akan kami tahan sementara,” terang La Ode.
Ia menegaskan bahwa skema pengaturan ini dilakukan secara fleksibel, menyesuaikan kondisi di lapangan guna menjaga kelancaran arus kendaraan.
Dalam pengamanan arus balik di kawasan tersebut, sekitar 50 personel gabungan dikerahkan. Personel tersebut tidak hanya berasal dari Satlantas Polresta Samarinda, tetapi juga melibatkan jajaran Polsek Palaran.
“Total sekitar 50 personel kami libatkan untuk memantau dan mengatur lalu lintas di kawasan Jembatan Ahmad Amins,” tutupnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id
