Samarinda, Kaltimetam.id – Efisiensi anggaran yang mencapai sekitar 60 persen memaksa Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur melakukan penyesuaian besar dalam pengelolaan pembinaan olahraga.
Salah satu langkah strategis yang kini disiapkan adalah pengetatan prioritas pendanaan cabang olahraga (cabor) melalui penerapan sistem peringkat atau tiering.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Faisal, menyebut kebijakan ini diambil sebagai respons atas keterbatasan anggaran yang diperkirakan berdampak signifikan terhadap operasional dan pembinaan atlet ke depan.
Menurut Faisal, penurunan anggaran tidak hanya dirasakan Dispora, tetapi juga dinas-dinas lain yang memiliki cakupan program luas.
Namun kondisi tersebut justru mendorong perubahan pola kerja agar lebih terukur dan berorientasi hasil.
“Rata-rata anggaran yang hilang itu sekitar 50 sampai 60 persen. Ini memang berat, tapi kita jadikan tantangan untuk mengubah strategi dan cara kerja agar tetap efektif dan efisien,” ujar Faisal, Jum’at (2/1/2026).
Dalam skema baru tersebut, Dispora bersama KONI tidak lagi menerapkan sistem pembagian anggaran secara merata ke seluruh cabor. Pendanaan akan disesuaikan berdasarkan capaian prestasi dan potensi masing-masing cabang.
Cabor yang telah terbukti menghasilkan medali atau memiliki potensi kuat pada level pembinaan akan ditempatkan pada prioritas utama.
Sebaliknya, cabang yang belum menunjukkan capaian signifikan tidak lagi mendapatkan porsi anggaran besar.
“Kita tidak bisa lagi pukul rata. Harus ada tier 1, tier 2, dan tier 3. Tier 1 adalah cabor yang terbukti menghasilkan medali,” jelasnya.
Selain pembinaan olahraga prestasi, Dispora Kaltim juga memastikan fokus program tahun 2026 akan diarahkan untuk mendukung visi dan misi Gubernur Kalimantan Timur, terutama melalui program Gratispol dan Jospol, serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Dengan kondisi anggaran seperti ini, kita harus fokus pada prioritas, tetap memenuhi SPM, dan memastikan pembinaan olahraga berjalan secara realistis sesuai kemampuan daerah,” tutupnya. (REE)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







