Bus PO Balada Kaltim Diserang di Jalan Stadion Palaran, Pelaku Lempar Batu dan Acungkan Parang

Supir mobil Pick Up yang melakukan pelemparan batu ke dalam Bus diamankan ke Polsek Palaran. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Sebuah bus antarkota milik PO Balada Kaltim jurusan Samarinda–Balikpapan mengalami insiden penyerangan di kawasan Jalan Stadion Palaran menuju akses Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam), Sabtu (14/3/2026) sore. Kaca bus pecah setelah dilempar batu oleh pengendara lain usai terjadi cekcok di jalan, sehingga membuat penumpang di dalam bus panik.

Bus dengan nomor polisi KT 7089 AK tersebut diketahui sedang dalam perjalanan dari Samarinda menuju Balikpapan ketika insiden terjadi. Peristiwa itu bermula dari perselisihan di jalan antara sopir bus dan pengendara mobil pickup yang terlibat aksi saling salip saat melintasi kawasan tanjakan di sekitar Stadion Palaran.

Sopir bus, Andi, menjelaskan bahwa saat itu bus yang dikemudikannya sedang melaju perlahan di tanjakan. Namun sebuah mobil pickup berusaha menyalip dari sisi kiri, yang menurutnya merupakan manuver berbahaya.

“Dia nyelip dari kiri di tanjakan. Padahal di tanjakan tidak boleh menyalip dari kiri, jadi saya sempat marah karena itu berbahaya,” ujar Andi.

Setelah kejadian tersebut, mobil pickup itu melaju lebih dulu dan kemudian berhenti di sekitar kawasan Stadion Palaran. Ketika bus melintas di lokasi tersebut, pengendara pickup diduga telah menunggu dan kemudian melakukan penyerangan.

Menurut Andi, terdapat dua orang di dalam mobil pickup tersebut. Salah satu dari mereka mengambil batu dan melemparkannya ke arah bus hingga mengenai kaca kendaraan.

“Dia sudah menunggu di situ. Begitu bus lewat, dia ambil batu lalu dilempar ke kaca bus,” katanya.

Lemparan batu tersebut menyebabkan kaca bus pecah dan membuat para penumpang yang berada di dalam kendaraan terkejut. Beberapa penumpang sempat panik karena khawatir insiden tersebut akan berlanjut.

Tidak hanya melempar batu, pelaku juga sempat turun dari kendaraan dan mengacungkan senjata tajam berupa parang, yang membuat suasana di lokasi semakin tegang.

Insiden tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas dari Unit Patroli Satuan Samapta (Pamapta) Polresta Samarinda yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Pamapta II Polresta Samarinda Ipda Ilham Satria Brajanata mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai adanya keributan antara pengemudi bus dan pengendara mobil pickup di kawasan depan Stadion Palaran.

“Dari laporan yang kami terima, kedua pengendara ini mengalami cekcok dan salip-salipan di jalan. Setelah itu pengendara pickup melemparkan batu ke arah bus hingga menyebabkan kaca bus pecah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa setelah melakukan pelemparan, pengendara pickup sempat turun dari kendaraan dan mengeluarkan senjata tajam jenis parang. Aksi tersebut diduga untuk mengintimidasi sopir bus maupun penumpang.

Setelah menerima laporan, aparat kepolisian segera melakukan tindakan dengan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku telah dibawa ke Polsek Palaran untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku sudah kita amankan dan dibawa ke Polsek Palaran untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version