Bersinergi Demi Rakyat, DPRD Kaltim Kawal Program Unggulan Pemprov

Anggota DPRD Kaltim dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Samarinda, Jahidin. (Foto: Istimewa)

Samarinda, Kaltimetam.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan berbagai program prioritas yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, mengatakan, keberhasilan program-program unggulan yang saat ini menjadi perhatian masyarakat luas, seperti Gratispol (pendidikan gratis) dan Jospol, tidak hanya bergantung pada kerja pemerintah daerah, melainkan juga memerlukan pengawasan, pendampingan, dan dukungan aktif dari lembaga legislatif serta partisipasi masyarakat.

“Kami di DPRD Kaltim memiliki tanggung jawab konstitusional untuk mengawal seluruh program prioritas ini. Kami siap menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi agar visi dan misi yang telah ditetapkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur berjalan sesuai dengan arah pembangunan yang diharapkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ekti menegaskan bahwa DPRD tidak hanya akan menjadi pengawas di atas kertas. Lembaga legislatif akan secara aktif memantau setiap tahap pelaksanaan program, mulai dari proses perencanaan, penganggaran, hingga implementasi di lapangan. Ia juga meminta masyarakat untuk memahami bahwa realisasi setiap program memerlukan proses yang matang.

“Semua ini tidak bisa terjadi secara instan. Masyarakat juga harus memahami bahwa dalam pemerintahan ada mekanisme yang harus diikuti, ada proses perencanaan yang harus matang, penganggaran yang harus sesuai kemampuan daerah, serta pelaksanaan yang harus akuntabel,” tegasnya.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama DPRD Kaltim saat ini adalah bidang pendidikan. Menurut Ekti, aspirasi masyarakat terkait percepatan implementasi program pendidikan gratis terus meningkat, seiring tingginya kebutuhan masyarakat akan akses pendidikan yang terjangkau dan berkualitas.

“Dalam berbagai kegiatan reses, kami menerima banyak masukan dan harapan dari masyarakat. Pendidikan gratis adalah salah satu aspirasi paling dominan. Orang tua ingin anak-anak mereka bisa melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya. Ini adalah harapan yang sangat wajar dan mulia,” kata Ekti.

Menanggapi hal itu, Ekti memastikan bahwa Pemprov Kaltim telah menunjukkan komitmen yang kuat. Mulai tahun ajaran 2025, mahasiswa baru di perguruan tinggi Kaltim akan mulai merasakan manfaat dari program pendidikan gratis yang telah direncanakan.
DPRD Kaltim pun telah berkomitmen untuk terus mengawal penguatan anggaran dalam APBD agar program ini berkelanjutan dan dapat diperluas.

“Gubernur dan Wakil Gubernur sudah berkomitmen bahwa pendidikan gratis akan mulai diterapkan untuk mahasiswa baru tahun ini. Kami di DPRD akan memastikan bahwa anggarannya terus diperkuat di APBD 2026 dan tahun-tahun berikutnya, sehingga program ini tidak berhenti di tengah jalan,” tambahnya.

Ekti juga menyoroti pentingnya sinergi antara DPRD dan Pemprov Kaltim dalam mewujudkan seluruh program prioritas. Menurutnya, hubungan yang harmonis dan produktif antara legislatif dan eksekutif merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan daerah.

“Kami bukan sekadar lembaga pengawas. DPRD adalah mitra strategis pemerintah daerah. Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dicanangkan benar-benar berpihak kepada rakyat dan tepat sasaran. Oleh karena itu, komunikasi yang baik antara legislatif dan eksekutif sangat penting,” jelas Ekti.

Ia menambahkan, DPRD akan terus mendorong terciptanya kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, serta menjaga agar pengelolaan anggaran daerah dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Tak hanya itu, Ekti juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan kerja pemerintah dan DPRD saja. Peran aktif masyarakat dalam mengawasi, memberikan masukan, dan berpartisipasi dalam pelaksanaan program sangat diperlukan.

“Masyarakat juga harus terlibat. Kami mendorong warga untuk aktif dalam forum-forum musrenbang, memberikan masukan kepada wakil rakyat, dan ikut mengawasi pelaksanaan program di lingkungan masing-masing. Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat adalah kunci pembangunan yang sukses,” pungkasnya. (Adv/DPRDKaltim/SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id