Samarinda, Kaltimetam.id – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda mengungkap ada dua potensi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalanan, yang pertama yaitu disebabkan oleh kurangnya fokus saat berkendara serta mengantuk sesaat (Microsleep) yang sering dialami oleh pengendara saat di jalan raya.
Hal itu diungkapkan oleh Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Creato Sonitehe Gulo pada Selasa (23/04/2024).
“Sejauh ini, ada sekitar dua penyebab seringnya terjadi kecelakaan di jalan raya, yang pertama kurang fokus dan yang kedua mengantuk sesaat (Microsleep),” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gulo menjelaskan bahwa banyak sekali masyarakat yang sangat memaksakan diri untuk berkendara, padahal kondisi mereka dalam keadaan tidak fit atau kurang sehat. Menurutnya, ini sangat membahayakan bagi dirinya sendiri serta orang lain.
“Kalau perjalanan cukup jauh, itu kebanyakan Microsleep. Sedangkan untuk perjalanan jarang cukup dekat biasanya kebanyakan melamun dalam berkendara,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan jika kelalaian manusia atau bisa disebut dengan human error bisa menjadi salah satu faktor yang bisa memicu terjadinya potensi kecelakaan lalu lintas dimana saja.
Melalui data dari kepolisian Republik Indonesia (RI), rata-rata ada sekitar tiga orang yang meninggal pada setiap jamnya akibat dari kecelakaan di jalan. Rinciannya, sebanyak 61 persen disebabkan oleh faktor manusia, 9 persennya disebabkan karena faktor kendaraan dan 30 persennya dari prasarana dan lingkungan.
Terakhir, Gulo menghimbau bagi seluruh masyarakat Kota Samarinda agar bisa lebih meningkatkan lagi kewaspadaannya dalam berkendara di jalan raya.
“Jika banyak fikiran ataupun lelah dalam berkendara, segera untuk menepikan kendaraannya di pinggir jalan. Diselesaikan terlebih dahulu dengan cara beristirahat, sebagai antisipasi tidak terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id