Samarinda, Kaltimetam.id – Sebanyak 29 peserta beregu beradu kreativitas di acara Festival Beduk Sahur yang dilaksanakan di Kelurahan Sungai Kledang, Kecamatan Samarinda Seberang.
Camat Samarinda Seberang, Aditya Koespryogi menjelaskan bahwa kegiatan acara beduk sahur pada kali ini diinisasi oleh teman-teman dari Pemuda-Pemudi Samarinda Seberang (PPSI).
“Kegiatan pada hari ini berlangsung cukup meriah, Festival Beduk Sahur ini diinisiasi oleh teman-teman dari PPSI yang dimana pada tahun ini merupakan acara yang kedua pasca Covid-19,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Festival Beduk Sahue pada kali ini sebagai momentum untuk melestarikan budaya lokal yang saat ini telah tergerus oleh zaman dan saat ini kembali menghidupkan kembali kegiatan beduk sahur.
Kegiatan pada kali ini bekerjasama dengan Pemerintah Kota Samarinda, Polresta Samarinda, Polsek Samarinda Seberang, Satpol PP Kota Samarinda, serta Relawan gabungan Kota Samarinda.
Terakhir, Aditya memohon maaf kepada para pengguna jalan atas terganggunya perjalan pada malam hari ini karena adanya kegiatan Festival Beduk Sahur.
“Kami memohon maaf kepada para pengguna jalan karena telah menimbulkan terjadinya kemacetan serta terganggu dalam perjalanannya,” tutupnya.
Terpisah, Ketua Umum PPSI Rizki Maulana menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan Festival Beduk Sahur ada sekitar tiga puluh kelompok dan ada satu kelompok yang gagal ikut. Spesial tahun ini ada terdapat dua piala bergilir.
“Satu piala bergilir untuk pemenang juara umum Sekota Samarinda dan satu lagi ada khusus untuk pemenang peserta terheboh bagi warga Samarinda Seberang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rizki menuturkan ada terdapat 4 penilaian kriteria dalam lomba yaitu 40 poin untuk dekorasi, 40 poin untuk kreativitas pukulan dan keselarasan suara, 10 poin kostum, dan 10 poin untuk kerapian dan kekompakan barisan.
Ditambahkan oleh Ketua Panitia Festival Beduk Sahur, Andiannur menjelaskan bahwa persiapan acara Festival Beduk Sahur ini telah disiapkan secara matang sekitar satu bulan sebelum Ramadhan. Meskipun terdapat kendala.
“Kendala yang dihadapi ialah lalu lintas karena membludaknya penonton,” tuturnya.
Keunikan kegiatan tahun ini, Andiannur membeberkan bahwa selain hadiah materil yang akan diterima bagi pemenang, ada juga piala bergilir yang harus mereka perebutkan.
“Agar peserta makin tahun makin banyak yang berpartisipasi memeriahkan acara beduk sahur di setiap tahunnya nanti,” tutupnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id