Mobil Patroli Beat 6 Polresta Samarinda Ditabrak Avanza, Unit Laka Satlantas Lakukan Penyelidikan

Penampakan mobil patroli Beat 6 Polresta Samarinda setelah di tabrak mobil Toyota Avanza Veloz di Jalan Aw Syahranie Samarinda. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza Veloz dan kendaraan patroli milik Polresta Samarinda terjadi di Jalan Abdul Wahab Syahranie, Kecamatan Samarinda Ulu, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 00.25 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kedua kendaraan mengalami kerusakan yang cukup signifikan dan kini kasusnya ditangani Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka) Polresta Samarinda.

Berdasarkan informasi awal di lokasi kejadian, Toyota Avanza Veloz bernomor polisi KT 1198 NZ melaju dari arah Jembatan Flyover menuju Jalan AW Syahranie. Pada waktu yang hampir bersamaan, kendaraan patroli Beat 6 Polresta Samarinda tengah melintas dari arah kawasan Air Hitam. Benturan pun tidak dapat dihindari.

Salah seorang saksi mata, Tono, mengatakan mobil Avanza terlihat melaju dari arah flyover sebelum tabrakan terjadi. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah pengemudi sempat melakukan pengereman.

“Mobil Avanza datang dari arah flyover. Kelihatannya memang melaju cukup cepat, tetapi saya tidak tahu apakah sempat mengerem atau tidak,” ujarnya.

Sesaat setelah menerima laporan, personel kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan area kecelakaan, mengatur arus lalu lintas, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kendaraan yang terlibat kemudian dievakuasi agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

Pamapta III Polresta Samarinda, Ipda Sofian Adi Cahyono, mengatakan berdasarkan keterangan awal dari pengemudi, kendaraan yang dikemudikannya diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga sulit dikendalikan sebelum akhirnya menabrak mobil patroli.

“Informasi awal dari pengemudi menyebutkan rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan dan kemudian menabrak mobil patroli Beat 6 Polresta Samarinda,” katanya.

Meski kecelakaan menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan, seluruh penumpang Avanza, yakni pengemudi bersama istri dan anaknya, dipastikan selamat. Begitu pula personel kepolisian yang berada di dalam mobil patroli tidak mengalami luka serius.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, baik dari pihak pengemudi beserta keluarganya maupun anggota kepolisian,” ujar Sofian.

Dalam pemeriksaan awal terhadap kendaraan, petugas juga menemukan satu bilah senjata tajam jenis parang di dalam mobil Avanza. Temuan tersebut langsung didata oleh petugas. Berdasarkan keterangan pengemudi, parang itu merupakan peralatan yang biasa digunakan untuk berkebun.

“Pengemudi menjelaskan bahwa parang tersebut digunakan untuk keperluan berkebun. Hal itu juga masih kami catat dalam pemeriksaan,” jelasnya.

Saat ini, penanganan perkara telah dilimpahkan kepada Unit Laka Satlantas Polresta Samarinda untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi akan memeriksa kondisi teknis kendaraan, mengumpulkan keterangan saksi, serta mendalami seluruh fakta di lapangan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id