Permintaan Tinggi ke Cengkareng dan Surabaya, Bandara APT Pranoto Perpanjang Operasional

Situasi Ramai pemudik di Bandara APT Pranoto Samarinda. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Bandara APT Pranoto Samarinda mengambil langkah antisipatif dengan memperpanjang jam operasional pelayanan penerbangan. Kebijakan ini diterapkan meski tidak ada penambahan jadwal penerbangan selama periode libur akhir tahun.

Perpanjangan jam operasional dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi kepadatan arus penumpang, khususnya pada rute-rute favorit yang hingga kini masih menunjukkan tingkat permintaan tinggi, seperti Samarinda–Cengkareng dan Samarinda–Surabaya.

Kepala BLU UPBU APT Pranoto Samarinda, I Kadek Yuli Sastrawan, menjelaskan bahwa jam layanan bandara telah diperpanjang sejak pertengahan tahun. Dari sebelumnya beroperasi pukul 07.00 hingga 18.00 Wita, kini operasional bandara berlangsung hingga pukul 20.00 Wita.

“Jam operasional bandara sudah kami perpanjang sejak pertengahan tahun sebagai langkah antisipasi. Namun sampai saat ini, memang belum ada penambahan jadwal penerbangan dari maskapai,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut tetap diperlukan untuk memberikan fleksibilitas apabila sewaktu-waktu maskapai mengajukan perubahan jadwal, termasuk penambahan penerbangan tambahan (extra flight) selama periode Nataru.

Selain aspek operasional, pihak bandara juga memperketat pengamanan dan koordinasi lintas instansi. Kadek menegaskan bahwa libur Natal dan Tahun Baru merupakan agenda nasional yang membutuhkan kesiapan menyeluruh, tidak hanya dari pengelola bandara, tetapi juga melibatkan unsur keamanan dan pelayanan publik lainnya.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Polri, TNI, instansi kesehatan, serta pihak-pihak terkait lainnya. Termasuk dengan BMKG yang secara rutin memberikan pembaruan informasi cuaca setiap hari,” jelasnya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas penerbangan berjalan aman, tertib, dan lancar, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi pada akhir tahun.

Meski secara umum pergerakan penumpang diproyeksikan relatif stagnan dibandingkan tahun sebelumnya, sejumlah rute penerbangan masih menjadi favorit masyarakat. Kadek menyebut, rute Samarinda–Cengkareng tercatat sebagai jalur dengan tingkat keterisian kursi tertinggi, disusul rute Samarinda–Surabaya.

“Dari data pembukuan maskapai, rute Samarinda–Cengkareng masih yang paling diminati, kemudian disusul Samarinda–Surabaya. Dua rute ini menjadi tulang punggung pergerakan penumpang dari dan ke Samarinda,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tingginya minat pada dua rute tersebut sejalan dengan fungsi Cengkareng dan Surabaya sebagai hub penerbangan nasional, yang menghubungkan penumpang Samarinda ke berbagai daerah lain di Indonesia.

Dengan perpanjangan jam operasional, penguatan koordinasi lintas instansi, serta pemantauan intensif terhadap kondisi cuaca dan lalu lintas penerbangan, Bandara APT Pranoto optimistis mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

“Kami berupaya memastikan seluruh penumpang dapat bepergian dengan aman dan nyaman. Keselamatan dan kelancaran layanan tetap menjadi prioritas utama kami,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id