Samarinda, Kaltimetam.id – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yenni Eviliana, mengungkapkan bahwa aspirasi masyarakat yang dihimpun selama tiga kali masa reses tahun 2025 memiliki pola yang hampir sama di seluruh daerah pemilihan. Mayoritas usulan berkaitan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur dan layanan publik dasar.
“Rata-rata sama saja. Infrastruktur, pendidikan, kesehatan, jalan, jembatan. Hampir semua fraksi menerima aspirasi dengan pola yang mirip,” jelas Yenni.
Yenni menilai keseragaman ini menunjukkan adanya kebutuhan mendasar yang masih memerlukan perhatian serius pemerintah daerah. Meski Kaltim tengah menghadapi dinamika pembangunan besar-besaran menjelang operasional Ibu Kota Nusantara (IKN), namun kebutuhan dasar di sejumlah daerah masih harus diprioritaskan.
Menurutnya, aspirasi masyarakat tidak hanya menuntut pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas layanan publik, terutama pendidikan dan kesehatan. Bahkan, sejumlah usulan juga menyinggung bagaimana ekonomi masyarakat bisa diperkuat melalui perbaikan akses, fasilitas, dan dukungan kebijakan.
“Intinya kesehatan, pendidikan, infrastruktur, jalan, jembatan, dan bagaimana ekonomi bisa meningkat. Itu harapan yang paling banyak disampaikan,” tegasnya.
Yenni memastikan DPRD Kaltim akan mengawal seluruh aspirasi tersebut dalam proses pembahasan APBD 2026. Ia menegaskan bahwa suara masyarakat menjadi acuan utama dalam menentukan prioritas pembangunan daerah, agar anggaran yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
“Semuanya akan kami kawal. Aspirasi ini bukan sekadar catatan, tetapi menjadi arah pembangunan yang harus diwujudkan,” tutupnya. (Adv/DPRDKaltim/SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







